Cari Blog Ini

Rabu, 15 September 2010

Olahan Susu Nusantara


Menikmati khasiat susu tanpa diminum!

Para peternak sapi perah biasanya memasok susu perahannya ke koperasi daerah setempat, kemudian susu yang lolos kualifikasi akan didistribusikan ke perusahaan-perusahaan susu. Kemudian, susu yang sudah diolah inilah yang dikonsumsi masyarakat umum.

Selain dikirim ke perusahaan susu, adapula susu yang diolah menjadi beberapa produk seperti berikut ini:

Tahu susu
Produk ini dapat dijumpai di daerah Lembang, Bandung. Di daerah ini, terkenal sebuah tempat bernama POM Tahu alias Pusat Orang Makan Tahu. Untuk memberi kesan yang lebih menempel di ingatan konsumen, tempat ini pun sengaja didesain mirip dengan bentuk POM bensin (SPBU) betulan.

Meski yang dijual tidak hanya tahu, tetapi tahu di tempat ini memang sangat terkenal. Sebab, yang ditawarkan bukan sekedar tahu biasa, melainkan tahu susu. Dari pengalaman para pembeli, tahu susu dikatakan punya tekstur yang lebih lembut dan halus. Rahasianya ternyata terletak pada penambahan susu cair dan mentega dalam bahan dasar tahu.

Pada dasarnya, pembuatan tahu susu mirip dengan tahu biasa. Bahan penggumpal yang biasa dipakai dalam pembuatan tahu kedelai juga bisa digunakan untuk membuat tahu susu. Prinsip pembuatannya adalah menggumpalkan protein dalam susu (kasein) yang bisa dilakukan dengan menambahkan asam. Dalam suasana asam (pH sekitar 5,2 – 5,3), kasein susu akan menggumpal yang disertai dengan larutnya sedikit demi sedikit garam kalsium dan fosfor. Setelah memadat, tahu dicetak, dan di-press hingga sebagian airnya keluar.

Pembuatan tahu susu
Bahan:
Kacang kedelai, susu sapi murni, mentega, garam, bawang putih, dan kunyit
Cara membuat:

  1. Rendam kacang kedelai selama lebih kurang 4 jam, cuci bersih.
  2. Giling dan haluskan hingga lembut.
  3. Rebus kacang kedelai yang sudah digiling selama 1 jam sambil diaduk-aduk.
  4. Pisahkan ampas dan sari kedelainya dengan penyaringan.
  5. Campur sari kedelai dengan susu murni, mentega, garam, serta biang (bahan penggumpal).
  6. Setelah mengental, masukkan ke dalam cetakan kayu, lalu press.
  7. Setelah dicetak, potong- potong sesuai ukuran.
  8. Lalu rebus kembali sambil diberi bumbu.
  9. Setelah dingin, tahu siap disantap langsung atau diolah lebih lanjut.

Tip dapur:

  • Jika hendak digoreng, pastikan untuk menggoreng tahu susu dalam minyak banyak dan panas. Usahakan semua bagian tahu terendam minyak.
  • Tahu susu yang dijual sudah diberi bumbu dan garam sehingga tidak perlu lagi direndam garam sebelum dimasak.

Kerupuk susu
Kerupuk susu banyak dibuat di daerah-daerah peternakan sapi perah seperti Malang dan Bandung.

Pembuatan kerupuk susu
Bahan:
Susu pecah, tepung tapioka, kuning telur, gula, garam, ketumbar, bawang putih
Cara membuat:

  • Rebus susu pecah hingga menggumpal.
  • Campurkan dengan tepung tapioka, kuning telur, serta bumbu. Uleni.
  • Bungkus adonan dengan daun pisang seperti bentuk lemper.
  • Kukus di atas dandang sampai matang kurang lebih satu jam. Angkat.
  • Iris tipis adonan, jemur sampai kering.

Dodol susu
Kreasi membuat dodol susu ini menurut beberapa sumber, sudah dikenal sejak tahun 1970-an. Selain di Bandung, Pangalengan dan Garut sebagai kota dodol juga ikut memproduksi produk olahan susu. Meskipun dodol merupakan produk semi basah, namun penambahan gula dalam porsi yang cukup banyak, sudah menjadi pengawet alami bagi dodol susu.

Pembuatan dodol susu:
Bahan:

  • Susu cair
  • Gula
  • Tepung beras ketan
  • Tepung terigu

Cara membuat:

  • Rebus susu sampai mendidih. Kemudian masukkan gula dan dibiarkan mendidih selama kurang lebih 2,5 jam sambil diaduk-aduk.
  • Setelah mengental, tambahkan tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk aduk sampai tercampur rata.
  • Bila telah matang, angkat dan dibiarkan selama ½ jam baru kemudian potong- potong dan bungkus.

Tip dapur:

  • Agar tidak melekat pada kertas, olesi mentega.
  • Untuk mengetahui dodol sudah matang, ambil sedikit adonan, tempelkan pada tangan. Bila menempel berarti dodol sudah matang.
  • Dodol yang sudah dipotong dikemas dalam plastik dan dimasukkan ke dalam kotak kardus kecil untuk dijual dan didistribusikan (jika hendak dijual).

Permen karamel susu
Produk ini sudah cukup lama diproduksi, menurut catatan, sekitar 1970-an. Awalnya, permen karamel susu dibuat untuk memodifikasi susu murni yang konsumsinya belum terlalu tinggi di daerah Pangalengan, Bandung. Permen karamel susu banyak terdapat di Bandung, sekitar sentra peternakan sapi

Pembuatan karamel susu
Bahan:

  • Susu sapi
  • Gula pasir

Cara membuat:

  • Masak susu sambil diaduk- aduk hingga kental.
  • Tambahkan gula pasir sebanyak 1%–2% dari volume susu atau sesuai dengan selera.
  • Masak terus sambil diaduk- aduk sampai susu menggumpal dan berubah warna menjadi kecokelatan. Angkat.
  • Tuang ke dalam wadah untuk dicetak atau dipotong-potong hingga menyerupai bentuk kembang gula (permen).

Tip dapur:
Tambahkan esens sesuai selera agar cita rasa permen bisa bervariasi.

Dadih
Produk olahan susu khas Sumatera Barat yang sudah cukup lama terkenal ini terbuat dari susu kerbau yang difermentasi dalam bambu. Pada prinsipnya, pembuatan dadih mirip mekanisme pembuatan yoghurt. Jenis bakteri asam laktat digunakan sebagai starter untuk mengasamkan susu. Bedanya, jika yoghurt komersil dibuat dengan menambahkan bakteri dari luar, dadih terbentuk secara alami, dari bakteri yang ada di dalam bambu.

Proses fermentasi pada dadih berlangsung secara spontan. Dalam satu malam, biasanya susu sudah mulai mengental, seperti puding atau tahu berwarna putih kekuningan. Dadih terasa asam seperti plain yoghurt.

Pembuatan dadih:

Cara membuat:

  • Masukkan susu kerbau segar ke dalam bambu bersih.
  • Tutup dengan daun pisang, biarkan dalam suhu ruang selama satu sampai 2 hari.

Tip dapur:

Dadih atau yang biasa disebut dadiah ini bisa dikonsumsi langsung bersama ampiang (beras ketan yang ditumbuk dan dikeringkan), plus taburan kelapa parut dan gula pasir, atau sebagai lauk pendamping nasi.

Biasanya, dadih disantap sebagai sambal, dengan ditambahkan irisan cabai bawang merah, dan sobekan daun sirih.

Dangke
Dangke merupakan produk olahan susu khas Sulawesi Selatan, terutama di Enrekng. Konon, produk ini tercipta karena penduduk Enrekang memang tak terbiasa mengonsumsi susu segar, sehingga mereka membuat produk olahannya. Menurut beberapa sumber, dangke telah dikenal sejak awal 1900-an. Bagi masyarakat kabupaten Enrekang, dangke yang merupakan makanan khas yang banyak disuka. Selain itu, dengan pembuatan dangke yang cukup sederhana dan tidak membutuhkan banyak biaya, maka dangke juga dijadikan oleh masyarakat setempat sebagai mata pencaharian. Selain dari susu kerbau, dangke juga biasa dibuat dengan susu sapi, saat pasokan susu kerbau berkurang.

Dangke dibuat dengan penambahan air perasan daun pepaya sebagai penggumpal. Tanaman pepaya (Carica papaya L) mengandung cairan getah yang larut di dalam air, yang banyak terdapat pada buah yang muda, tangkai daun, dan batang bila ditoreh. Getah pepaya mengandung enzim proteinase sulfuhydril yang berfungsi mengatalisis reaksi-reaksi biologi. Selain pepaya, air nenas juga dapat dipakai sebagai penggumpal.

Dari sifat dan teksturnya, dangke termasuk golongan keju lunak (soft cheese) dengan kadar air sekitar 45,75% berwarna putih, bersifat elastis.

Supaya dapat tahan lama, dangke yang akan dibawa keluar dari kota Enrekang sebagai oleh-oleh, biasanya terlebih dahulu direndam dalam larutan garam. Ada juga yang menaburkan garam di sekeliling dangke, kemudian dikeringkan. Dangke yang diawetkan dengan menggunakan garam dapur inilah yang menjadi kultur oleh sebagian besar masyarakat Kabupaten Enrekang.

Pembuatan dangke:

Bahan:

Susu kerbau/sapi
Getah pepaya dari air perasan daun pepaya

Cara membuat:

  1. Panaskan susu segar sampai mendidih, kemudian tambahkan getah pepaya hingga terbentuk gumpalan.
  2. Pisahkan gumpalan yang terbentuk, masukkan ke dalam cetakan yang biasanya terbuat dari tempurung kelapa.
  3. Tekan agar kandungan air dalam gumpalan berkurang.
  4. Keluarkan dari cetakan.

Tip dapur:
Biasanya dangke digunakan sebagai makanan atau lauk dengan cara digoreng atau dipanggang. Mel

Peluang Usaha Rumahan Dodol Susu Menyehatkan


3Meskipun kurang populer susu kambing ternyata memiliki segudang manfaat yang tak kalah dari susu sapi. Selain diminum sebagai susu segar, susu kambing yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan ini juga bisa diolah menjadi berbagai penganan. Sebut saja permen karamel, dodol, ice cream, keju, hingga kerupuk susu. Mau coba?

Di Indonesia, susu kambing memang belum memiliki popularitas yang setara dengan susu sapi. Meskipun di Timur Tengah sendiri konsumsi susu kambing sudah dilakukan sejak 700 SM lampau. Di Indonesia jenis utama kambing yang biasa ditemui adalah kambing kacang dan peranakan ettawa (PE). Dimana hanya kambing jenis ettawa yang ternyata bisa beradaptasi dengan kondisi sistem pertanian Indonesia.

Menurut asal muasalnya, kambing ettawa berasal dari Jamnapari (India). Tak heran kalau kambing ettawa yang populer di Asia Tenggara ini sering disebut sebagai kambing Jamnapari. Pada tahun 1908 pemerintah Hindia Belanda memperkenalkan kambing ettawa sebagai sumber daging dan penghasil susu. Pada masa itu, langkah ini dilakukan pemerintah Hindia Belanda untuk meningkatkan gizi masyarakat. Meskipun kambing etawa merupakan penghasil susu, sayang pemanfaatan yang dilakukan ternyata belum maksimal. Untuk menjaga kelestariannya, kambing etawa kemudian dikawinkan dengan kambing lokal dan menghasilkan jenis kambing Peranakan Ettawa (PE) yang hingga kini dikembangkan sebagai kambing perah.

Pada susu kambing warna yang terlihat lebih putih dibandingkan dengan susu sapi. Perbedaan ini tampak karena pada susu kambing tidak terkandung karoten. Menurut sebuah penelitian susu kambing juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya buat para bayi yang alergi terhadap susu sapi, susu kambing bisa menjadi pengganti yang tepat. Selain manfaat susu kambing yang aman bagi tubuh, susu ini juga dapat menetralisir asam lambung, menambah vitalitas, bagus untuk kesehatan kulit, mengoptimalkan pertumbuhan pada anak, dll.

Untuk mengkonsumsi susu kambing selain dapat dinikmati sebagai susu segar, kini masyarakat juga bisa mengkonsumsinya dalam berbagai bentuk olahan. Sebut saja dodol susu, permen karamel, ice cream, keju, kerupuk susu, yoghurt, dll. Dodol susu kambing tak kalah enak dengan dodol buah-buahan. Warnanya krem, teksturnya lembut dengan rasa legit yang enak. Permen karamel yang dikenal dengan sebutan ‘hopjes’ nyaris mirip permen karamel susu sapi. Warnanya sama serta rasa dan aromanya juga mirip.

Soal harga, untuk 1 liter susu kambing dihargai sekitar Rp 25.000,00/lt dan untuk sebungkus dodol susu yang terbuat dari susu kambing segar, tepung beras ketan, santan kelapa, gula dihargai Rp 9.000,00 per bungkus. Nah, berminat untuk mengkonsumsi berbagai olahan susu kambing ini?

Susu adalah salah satu sumber penghasilan terbesar warga Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Untuk itu, selain diminum, susu juga banyak dijadikan makanan cemilan, seperti dodol dan karamel.

Bagi para pelancong yang datang atau kebetulan lewat di daerah Pangalengan, jangan melewatkan untuk membeli buah tangan dodol atau karamel susu. Selain rasanya yang manis dan legit, dodol dan karamel susu juga tahan lama. Namun, proses pembuatan dodol dan karamel susu tidaklah mudah. Setidaknya butuh waktu empat jam.

Bahan utamanya adalah susu yang ditambah gula aren serta tepung ketan. Setelah melalui proses mengolah dan memasak yang cukup lama, dodol dan karamel susu yang sudah matang dimasukkan ke dalam cetakan. Dodol dan karamel susu kemudian didinginkan hingga mengeras. Setelah itu, barulah proses pengepakan dilakukan, tentunya setelah dipotong potong terlebih dulu. Potongan-potongan kecil dodol dan karamel susu yang berbentuk dadu dikemas seperti permen sebelum dimasukan ke bungkus dalam plastik.

Menurut Ipah Datipah, pengusaha dodol dan karamel susu, keahlian membuat panganan ini diperoleh secara turun temurun. Dodol dan karamel susu telah diproduksi sejak 1970-an. Dalam sehari, produksi dodol serta karamel susu bisa mencapai 30 wajan dan sebagian besar dipasarkan ke berbagai daerah di Jabar. Penasaran dengan rasanya?

Dodol adalah makanan berupa gel yang terbuat dari campuran bahan tepung beras ketan, beras, gula dan bahan tambahan lainnya seperti buah, susu atau bahan lainnya. Makanan ini umumnya mempunyai kadar gula tinggi sehingga dapat disimpan agak lama (1-3 bulan). Agar dodol memiliki nilai gizi tinggi perlu adanya penambahan sumber protein, dimana sumber protein tersebut tidak mengganggu citarasa dari dodol yang dihasilkannya.

Dalam penelitian ini digunakan susu sapi sebagai bahan penambah dan penganeka rasa. Dengan penambahan susu sapi dalam pembuatannya akan mempengaruhi tektur, kenampakan dan profil organoleptik dodol tersebut. Organoleptik merupakan sifat makanan yang berhubungan dengan tingkat kesukaan seseorang seperti warna, bau, rasa, tekstur dan lain sebagainya yang akan mempengaruhi seseorang dalam menkonsumsi makanan. Penelitian ini dilakukan di Laboraorium Pascapanen BPTP Jawa Timur pada bulan Februari – Maret 2009. Metode yang digunakan adalah True Eksperimen (Uji Organoleptik) dengan analisa data berupa uji Anova. Dalam penelitian ini digunakan 3 (tiga) jenis perlakuan yaitu penambahan susu 1 liter (P1), penambahan 1,5 liter (P2) dan penambahan 2 liter (P3). Penambahan susu sapi merupakan variabel bebas dan sifat organoleptik (rasa, warna, tekstur, dan aroma serta tingkat kemanisan) menjadi variabel terikatnya.

Variabel kontrol yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis bahan tambahan, lama pemanasan atau pemasakan, pembuatan adonan serta suhu pada saat pemanasan atau pemasakan. Adapun hasil penelitian adalah sebagai berikut : P1 (susu 1 liter) rerata uji organoleptik warna yaitu 3.35, aroma 3.23, tekstur 2.82, rasa 3.00 dan tingkat kemanisan 2.70, P2 (susu 1,5 liter) rerata uji organoleptik warna yaitu 3.52, aroma 3.23, tekstur 2.64, rasa 3.05 dan tingkat kemanisan 2.82. Pemberian berbagi penambahan jumlah susu sapi tidak berpengaruh siknifikan pada sifat organoleptik dodol susu, artinya hipotesa kerja (H1) diltolak. Pada uji anova satu jalur ranul pada sifat organoleptik warna, rasa dan tingkat kemanisan dengan taraf signifikan 0.05, bersumber pada antar subyek, maka dapat disimpulkan panelis menyatakan ada perbedaan signifikan antar panelis dalam memberikan penilaian terhadap sifat organoleptik dodol susu. Kualitas dodol susu berdasarkan uji organoleptik dapat diketahui bahwa perlakuan (P3) dianggap paling enak dan mendapat nilai rerata tertinggi pada penelitian ini. Secara ekonomis dodol susu dapat dijadikan sebagai prospek industri kecil atau rumah tangga.

Sumber : www.suaramedia.com

Aneka Olahan dari Susu Sapi Perah


Setiap daerah tentu memiliki makanan khas daerah tersebut, Majalaya punya borondong, Ciwidey dengan Kalua Jeruk nya (manisan kulit jeruk Bali), tak terkecuali Pangalengan. Orang tentu telah mengenal permen susu atau sering disebut caramel hasil olahan para pengrajin di Pangelangan, selain itu teradapat juga kerupuk susu, dodol susu, tahu susu, noga susu dll.

Semua itu tidak terlepas dari adanya peteranakan sapi perah di Pangalengan, peteranakan sapi di sana mempunyai sejarah yang cukup panjang, dari penuturan Haryoto Kunto (Kuncen Bandung), ada sejumlah pelarian perang Boer di Afrika Selatan yang datang ke daerah Bandung pada zaman Kolonial Belanda, mereka mendirikan usaha diberbagai sektor, diantaranya mendirikan Dennish Bank (sekaranng Bank Jabar), membuka perkebunan, dan peteranakan, salah satu nya di Pangalengan (Baca : Balai Agung di Kota Bandung-Haryoto Kunto).

Peternakan sapi didirikan untuk kepentingan gizi orang-orang Belanda. Orang Belanda memang suka minum susu. Saat itu peternakan sapi perah hanya dimiliki oleh orang Belanda. Para pribumi hanyalah pekerja. Di Pangalengan terdapat beberapa perusahaan besar, seperti De Friesche Terp (B. Vrijburg), Almanak, Van der Els, dan Big Man. Sedangkan di Lembang ada Baroe Adjak. Photo di samping diambil dari situs Kitlv.nl, merupakan photo kantor peternakan De Friesche Terp di Pangalengan sekitar tahun 1930, deskripsi nya adalah “ De Friesche Terp, melkveeboerderij te Pengalengan, opgericht door veearts B. Vrijburg“, hmm… ada yang tahu artinya :) , coba perhatikan benderanya, mirip dengan gambar yang terdapat pada kaleng susu bendera yang ada di pasaran sekarang ini. Jangan-jangan perusahan Fresland Flag yang ada di Belanda merupakan kelanjutan De Friesche Terp, boleh minta komentar kepada siapa saja yang tahu banyak tentang perusahaan ini.

Setelah Jepang masuk, perusahaan itu dengan sendirinya tidak beroperasi lagi. Sejumlah ternak sapi kemudian dipelihara oleh warga. Sebagian perusahan peteranakan itu di nasioanalisasi oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1959 dengan keluarnya PP 12/1959 tentang Penentuan Perusahaan Peternakan Milik Belanda Yang Dikenal Dengan Nasionalisasi.

Koperasi susu di Pangalengan adalah yang tertua di Jawa Barat. Tahun 1949 para peternak mendirikan koperasi bernama Gabungan Petani Peternak Sapi Indonesia Pangalengan (Gappsip). Namun pada tahun 1961, Gappsip bubar karena tidak mampu menghadapi labilnya perekonomian Indonesia. Pada tahun 1969, dengan inisiatif pemerintah dan masyarakat, terbentuklah sebuah koperasi yang sekarang dikenal dengan nama KPBS (kompas.com) .

Para peteranak menjadi anggota dari koperasi tersebut, menjual susu yang mereka produksi ke koperasi untuk kemudian dijual kembali oleh KPBS ke pabrik pengolahan susu (perusahan Susu yang saya ketahui salah satu nya adalah PT. Ultra Jaya). Uang hasil penjualan susu tersebut tidak diberikan langsung setiap hari kepada peternak, tetapai diakumulasi yang kemudaian diberikan setiap awal bulan (semacan gajian). Bila ada yang berkesampatan ke Pangalengan setiap pukul 6:00 atau 14:00 akan terlihat aktivitas penyetoran susu hasil perahan yang dipikul oleh peternak menggunakan tong penampung susu (sering kali disebut Bess) diangkut ke tempat-tempat penampungan susu di seluruh area kerja KPBS (Komda).

Selain dijual, ada sebagian susu yang dijadikan makanan olahan, seperti Permen Susu, Kerupuk Susu, Tahu Susu dan Dodol susu, ”All about Milk, daerah pemasarannya sudah memasuki kota besar seperti Bandung dan Jakarta. Jangan lupa! sekembali dari Pangalengan mapirlah di kios oleh-oleh pengganan susu ini yang bisa ditemukan di sepanjang jalan dari Pangalengan menuju Banjaran.

Tulisan ini terinspirasi setelah membaca sebuah artikel Harian Pikiran Rakyat berjudul Siap-Siap Keju Pangalengan Datang, tentang sebuah ide untuk mengembangkan pembuatan keju dari susu sapi perah lokal Pangalengan. Ide tersebut baru sebuah wacana dengan tujuan untuk memperoleh nilai tambah bagi usaha produksi sapi perah. Terakhir saya ke Pangalengan, belum ada realisasi dari rencana tersebut. Mungkin baru diadakan persiapan matang, yang membutuhkan kerjasama yang solid antara Pemerintah daerah, KPBS, peternak dan Dinas Peterankan Jawa Barat. Mudah-mudahan dengan terealisasi nya usaha tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, dan produknya sendiri dapat dijadikan komoditas unggulan Pangalengan. Why Not, Semua itu perlu dicoba.

Pinggiran Jakarta Juni 2007

24 Responses to Aneka Olahan dari Susu Sapi Perah

  1. waduh tulisannya menarik bgt, kalo boleh, bisakah tulisan anda saya tampilkan di website kami di http://www.disnak.jabarprov.go.id………….tentunya dengan mencantumkan sumber tulisannya. Seandainya diperkenankan, saya mengucapkan banyak terima kasih

  2. Dengan senang hati Mbak Bela, mudah-mudahan bermanfaat. Mohon maaf bila redaksi nya ada yang kurang mengena, ma’lum penulis pemula.

  3. Pingback: Friesland Flag, Terjawab sudah « Catatan Ide

  4. Pingback: Johan Gerrit van Ham, Perintis peternakan sapi perah Pangalengan « Catatan Ide

  5. bagus artikelnya, kalau boleh tahu..bagaimana caranya supaya susu tetap fresh sebelum dikirim ke KPBS, apakah dgn tong/bess khusus atau sebelumnya di panaskan dulu…, mohon informasi. Terimakasih, semoga tambah maju ya…

  6. @Rudy Hidayat
    Thanks atas comment nya, tong atau bess hanya untuk menyimpan saja, tidak untuk mengawetkan, biasanya bila untuk dikonsumsi langsung, susu yang dipanasakan bisa tahan sampai 2 hari (jangan terlalu panas, bisa mengakibatkan susu pecah). Tapi jika untuk dikirim ke tempat penampungan tidak perlu diawetkan, sebab hari itu diperah, hari itu juga dikirim.
    Sayang nya, ada trik-trik yang tidak seharusnya dilakukan oleh peternak untuk meningkatkan kuantitas Susu, entah itu dicampur air atau bahan-bahan tertentu.
    Itulah mungkin kenapa kualitas susu negeri ini jauh dibawah negara pengimport susu.

  7. kami ingin mengunjungi koperasi susu tsb untuk melihat langsung proses dari pembuatan sampai kepada pengiriman.kepada siapa kami harus konfirmasi

  8. @Sri Rohaeti
    Anda bisa menghubungi Humas KPBS
    Sdr. Andri Noviadi di kantor KPBS
    Jl. Raya Pangalengan No. 340
    Pangalengan Kab. Bandung

  9. selamat siang mba….saya ingin mengenal lebih jauh koperasi KPBS kebetulan saya kerja di Bank sekaligus saya ingin mengetahui seluk beluk dan sistem di antara KPBS dan petani, dengan harapan kami dari pihak Bank bisa menyediakan dan bekerjasama dalam aspek financial baik ke koperasi maupun ke petaninya, terimakasih.

  10. Mohon ijin untuk posting di Blog Domba Garut.

    Hatur Nuhun.

    Agus Ramada S

  11. Yth Bapak
    Di daerah saya kaliurang yogyakarta ada sekumpulan masyarakat yang dibina oleh sebuah perusahaan pengolah susu untuk menyuplai susu sapi ke perusahaan tsb, sementara ini pemdapatan mereka hanya dari setoran susu tsb, ternyata setelah saya ngobrol mereka punya olahan lain yang mereka sebut tahu susu, yaitu susu perahan pertama dari sapi yg baru melahirkan, susu tsb mengental spt tahu, menurut mereka tdk laku dijual, yg sy tanyakan apakah tahu susu tsb adalah bahan baku Susu Kolostrum IgG-Plus mlm yg sedang populer skrg, bagaimana nilai ekonomisnya, semoga bisa menjadi pemasukan alternatif warga kaliurang tsb.
    trimakasih

  12. mohon info apa ada yang bisa bantu resep dan cara pengolahan permen susu dan karamel susu? kami pelihara sapi perah ingin coba buat produk itu. makasih.

  13. mau tanya…
    gbmn membuat susu tahu….

    tanpa melihat kekentalan susu, menurut sumber yg da, hny sapi yang telah melahirkan yg dpt d buat susu tahu….

    terus bgmn dgn yg susu biasah….
    thanks

  14. Omdien, mau tanya neh.Tempat pengolahan susu Pangalengan di tempat Bapak menerima mahasiswa PKL untuk bulan Februari 2009 tidak? Kalau ia saya bisa menghubungi kemana,dan prosedurnya bagaimana? Terimakasih banyak! :)

  15. wow pangalengan tempat yg sng bagus dimana pertanian dan perternakanya sgt membatu devisa wilayah itu,mkn lebih membantu lg bila hasil dari susu dpt di kenalkan ke berbagai negara.saya sendiri sedang mencoba berternak sapi perah di situ,smg teman2 ikut membantu

  16. dimana tempat pembelian sapi yg bagus?
    sapi dari daerah mana yg bgs buat pangalengan?
    mhn petunjuk dr ttm

  17. Infonya sangat menarik dan membantu.

  18. q mw nanya dodol susu tuch proses pembuatanya tuch pakai susu trz dcmpr apa aja??trz dmna tmpt pnjualan dodol susunya??

  19. kami sekelompok pemuda yang ingin secara mandiri mengolah susu menjadi varian komoditi produksi primer,,,mohon bantuan bimbingan…info and tehnologi ter-up to date

  20. minta info cara buat es susu sapi murni aneka rasa

  21. vicky nurdana

    ada pepatah yg mengatakan
    ” pengen kaya dekatlah dengan mereka”
    ” pengen pintar dekatlah dngn orang pintar”
    Apakah boleh orang yg kurang pintar ini bertanya pada tuan!!!!!!!

  22. salam..
    saat ini saya menjual CD cara beternak sapi perah yang benar, hanya dengan harga 60 ribu (sudah ongkos kirim).
    CD bukan berisi ebook PDF atau paparan data melainkan video interaktif/audio visual bagaimana prakteknyalangsung di lapangan.
    dan tersedia juga buku panduannya (berwarna dan bergambar) harga 60 ribu.
    jika berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail.com.
    terima kasih

  23. thanks infonya, banayak ide muncul setelah baca ini

  24. yanuar_mahasiswa_peternakan_undip

    Jos banget informasinya,,,….menggelitik saya untuk meningkatkan hasil olahan susu di kampus,,.soalnya kampusnya miskin ilmu olahan susu sapi perahnya apalagi praktikumnya..,.

Tinggalkan Balasan

kerontokan rambut

Jika anda mengalami kerontokan rambut, rambut bercabang, ataupun anda bosan dengan rambut pendek sehingga ingin menumbuhkan rambut dengan cepat namun aman dikonsumsi oleh kulit, anda bisa mencoba minyak rambut Heifa. Heifa Message Oil adalah produk dari Saudi Arabia yang terkenal dengan ramuan kecantikan alami yang akan membantu anda merawat dan menyuburkan rambut.

Heifa adalah produk dari ramuan 100% herbal tanpa zat kimia baunya natural (heifa bukan pewangi tetapi ramuan nutrisi rambut), berikut ini cara penggunaan untuk hasil yang maksimal:

1. Campurkan 165 ml Minyak heifa (kocok dulu) dan 1 bungkus ramuan herbalnya ke dalam 250 Minyak Zaitun extra virgin yang sudah di hangatkan.

2. Di aduk hingga merata, di dinginkan lalu di simpan ke dalam botol yang lebih besar.

3. Oleskan dari pangkal rambut sampai ujung biasanya butuh sekitar 2 sendok makan sekali pakai, terus biarkan 1 jam hingga kering, lalu Anda bisa membersihkan rambut dengan air/keramas.

4. Ulangi pengolesan tiap hari (1x sehari) kalo sibuk bisa 2 hari sekali, untuk yang tidak punya rambut/botak bisa di oleskan ke bagian yang rontok. Insya Alloh, jika di lakukan dengan rutin akan ada perubahan yang sangat berarti, rambut Anda akan lebih lebat dan hitam. Juga sangat baik untuk membantu menyuburkan rambut rontok/kebotakan.

Produk yang direkomendasikan: Heifa Message Oil Rp. 195.000, Minyak Zaitun Extra Virgin : Rp. 55.000

Informasi lebih lanjut: 0852 280 36912

Heifa Penyubur Rambut Cepat

memanfaatkan susu sapi

AWALNYA Aminah hanya iseng untuk memanfaatkan susu sapi piaraannya yang telah pecah dan tidak dapat dijual ke Koperasi Susu di Pangalengan. Ia bereksperimen memadukan susu pecahnya itu dengan tepung tapioka untuk dibuat makanan berjenis kerupuk.
“Ku ibu dicobian didamel kurupuk nuju ngempel sareng ibu-ibu PKK, eh, dugi ka ayeuna janten nafkah utama (Oleh saya dicoba dibuat menjadi kerupuk pada waktu berkumpul bersama ibu-ibu PKK, eh, sampai sekarang menjadi nafkah utama),” katanya ketika ditemui “PR” di rumahnya di Kec. Pangalengan, Kab. Bandung, Senin (10/4).
Kini, kerupuk susu yang rasanya gurih ini banyak dijual di kios-kios sepanjang Jalan Raya Pangalengan, Kab. Bandung. Mengusung merek “ANM”, Aminah berkibar sebagai satu-satunya produsen kerupuk susu yang menjadi salah satu makanan khas Pangalengan dan kerap dijadikan oleh-oleh.
Penganan khas buatannya ini bahkan pernah dibawa hingga ke negeri Sakura. “Dulu, ada yang pesen 200 bungkus, katanya untuk oleh-oleh ke Jepang,” ucapnya. Ditemani putri sulungnya, Ai Holiah (37) dan suaminya, Aminah mengerjakan setiap pesanan yang datang.
Sebanyak 50 kilogram tepung tapioka dicampur dengan 20 liter susu sapi pecah untuk dijadikan adonan. Setelah itu, dibentuk kotak seukuran batu-bata untuk kemudian diiris-iris menggunakan sugu agar diperoleh potongan yang tipis. Tahap akhir pembuatan kerupuk adalah dijemur dan dikemas dalam kantong plastik yang berlabelkan mereknya.
Adonan dengan perbandingan antara tapioka dan susu dua banding lima itu, bisa diolah menjadi 300 bungkus kerupuk susu yang ia jual seharga Rp 2.000,00 per bungkusnya.
Awal merintis usaha kerupuk susu pada tahun 1989, animo pasar cukup menggembirakan. Bisa sampai 100 bungkus kerupuk susu per harinya berhasil dipasarkan. Bahkan, para pembeli mengantre di rumahnya. Pada saat itu, kisahnya, ia mampu memenuhi permintaan dari 70 kios yang tersebar di Pangalengan dan Ciwidey.
Tidak heran, setelah enam ekor sapi perahnya dijual, ia tetap bisa bertahan hidup bersama keluarga, bahkan mampu menyekolahkan putra bungsunya ke perguruan tinggi negeri di Bogor. Selain dianggap tidak menguntungkan lagi, tidak ada satu pun dari kelima anaknya yang lihai mengurus sapi seperti halnya sang kepala keluarga, Anin (65).
Sejak tahun 2000, banyak pengusaha yang membuat kerupuk susu seperti buatannya. “Kebanyakan mereka awalnya ikut bantu-bantu di tempat saya, sekarang mereka buka sendiri,” katanya. Pelanggan Aminah pun banyak yang berpindah. Selain modal yang sedikit, aku Aminah, banyaknya saingan turut memperpuruk usahanya.
Dari 70 kios yang ia pasok, kini tinggal lima kios saja. “Dulu, bikin kerupuk tiap hari, sekarang paling seminggu sekali atau dua kali,” katanya. Omzetnya pun menurun drastis hingga 50 persen, dari pesanan 100 bungkus per hari, kini hanya 300 bungkus per minggu.
Aminah memiliki cita-cita agar produknya yang telah disertifikasi Departemen Kesehatan (Depkes) ini, mendapat bantuan modal dan pemasaran. “Mudah-mudahan pemerintah bisa bantu masalah ini,” ucapnya lirih. (Lina Nursanty/ “PR”)



Tulisan ini tidak sempat dimuat "PR". Padahal, Aminah dan anaknya itu sangat berharap agar jeritannya didengar pemerintah. Ketika wawancara, aku merasa terbebani karena mereka berulangkali menyatakan kegembiraannya dikunjungi wartawan. Sepertinya, bahuku ini terlihat "lebar" di mata mereka. Ujung pena dan block note kecil yang kubawa adalah harapan besar bagi mereka.
Tulisan ini tidak sempat dimuat "PR". Bahkan, hingga Aminah meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya. Aku terkejut ketika mendengar kabar itu. Aku menyesal, aku tak berani mengunjungi rumahnya untuk menyatakan belasungkawa. Aku hanya bisa memanjatkan do'a agar harapannya terhadapku dulu itu dipenuhi oleh Tuhan dengan caraNya. Amien...

Solusi Pemanfaatan Susu Kualitas Rendah Menjadi Produk Kerupuk Susu yang Bernilai Ekonomis


http://bisnisukm.com/wp-admin/post-new.phpApa yang terfikir jika mendengar kata“Empat Sehat Lima Sempurna”? Tentu saja itu adalah menu makanan sehat yang terdiri dari nasi, sayuran, lauk-pauk, buah – buahan dan susu. Susu memang layak menjadi penyempurna karena susu memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dibandingkan minuman lainnya sehingga susu memiliki banyak khasiat yang sangat bermanfaat bagi tubuh.Namun demikian, susu juga merupakan produk yang mudah rusak, sehingga memerlukan penanganan dan pengolahan secara cepat. Transportasi dan penyimpanan, merupakan faktor kritis yang berpengaruh terhadap mutu susu. Usaha − usaha pengolahan susu semakin berkembang pada skala rumah tangga dan skala kecil dengan berbagai ragam produk olahannya.

SEJARAH SUSU KAMBING


Sejak ribuan tahun, susu kambing sudah dikenal dalam tradisi beberapa bangsa di dunia. Misalnya, ratu Cleopatra dari Mesir yang terkenal karena kecantikannya, telah menjaga kesehatan dan kecantikan kulit tubuhnya dengan cara mandi / berendam dalam susu kambing. Kisah lainnya dari India, Mahatma Gandhi secara rutin mengkonsumsi 2 gelas susu kambing per hari untuk menjaga kesehatan dan staminanya.

Sejalan dengan kemajuan zaman dan ilmu pengetahuan modern, telah diketahui bahwa susu kambing sangat berkhasiat dalam membantu penyembuhan berbagai penyakit karena sangat kaya dengan zat-zat gizi yang menyehatkan.

KANDUNGAN GIZI SUSU KAMBING

Susu kambing banyak mengandung gizi berupa vitamin A, Niacin dan Riboflavin. Juga kaya akan kandungan mineral Kalsium, Kalium, Magnesium, Phosphor, Khlor dan Mangan. Namun bila dibandingkan dengan susu sapi, maka susu kambing mengandung rendah besi, belerang, narium, seng dan molybdenum.

Susu kambing dengan segala kandungan zat gizinya tidak menimbulkan efek samping yang negatif atau merugikan bagi mereka yang mengkonsumsinya. Justru susu kambing memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan susu sapi, sehingga susu kambing dapat dijadikan alternatif pengganti bagi mereka yang memiliki alergi terhadap susu sapi. Orang yang alergi terhadap susu sapi biasanya akan mengalami masalah-masalah kesehatan terutama masalah pencernaan yang timbul segera setelah mengkonsumsi susu sapi, misalnya: kembung, sakit perut, buang-buang air besar, sampai kepada timbulnya bercak-bercak kemerahan pada kulit. Masalah ini timbul karena 2 faktor, pertama karena orang itu alergi terhadap kandungan protein-susu dalam susu sapi, dan kedua karena orang itu sulit mencernakan kandungan gula-susu yang tinggi kadarnya dalam susu sapi.

KELEBIHAN SUSU KAMBING VS SUSU SAPI

Susu kambing cocok untuk dikonsumsi manusia karena tidak mengandung senyawa alergen (beta-lactoglobulin) yang sering dapat memicu reaksi alergi dalam bentuk:

  1. Asthma paru-paru
  2. Bendungan saluran pernafasan
  3. Infeksi radang telinga menahun
  4. Eksim
  5. Kemerahan pada kulit
  6. Gangguan pencernaan makanan

Susu kambing mengandung rendah laktosa, cocok bagi yang mempunyai pengalaman “tidak dapat menerima laktosa” setelah minum susu sapi. Kandungannya yang membentuk campuran khas ini membuat susu kambing memiliki khasiat dan manfaat bagi penambah gizi “anak balita” yang menderita alergi terhadap susu sapi, juga bagi anak-anak yang mempunyai alergi makanan, serta bagi orang dewasa yang dalam stadium pemulihan dari berbagai penyakit.

Susu kambing digolongkan dalam makanan atau minuman kesehatan yang ideal karena dari susunan kandungannya yang memiliki dengan susu manusia (ASI), yaitu dominan dengan Beta-Casein. Sedangkan susu sapi kaya dengan kandungan protein-susu Alpha S-1 Casein yang sering memicu timbulnya alergi bagi yang mengkonsumsinya. Rasa susu kambing agak sedikit lebih manis dari susu sapi, namun karena memiliki rasa tambahan yang terkesan amis di lidah dan sedemikian kuatnya rasa tersebut sehingga kerap tidak disukai oleh manusia dengan demikian ditinggalkan untuk dikonsumsi secara rutin, selain dibuat menjadi keju.

Jenis protein-susu dalam susu kambing pada saluran pencernaan kita akan menciptakan suasana keasaman lambung dengan PH yang lebih tinggi (bergeser ke arah basa), sehingga susu kambing aman dikonsumsi dan dapat membantu proses penyembuhan luka lambung bagi penderita penyakit maag (Gastritis). Protein susu kambing bila bercampur dengan asam lambung dalam sistem pencernaan kita, akan menghasilkan persenyawaan susu yang lebih mudah untuk dicernakan dibandingkan dengan persenyawaan susu yang dihasilkan dari protein susu sapi. Dengan alasan ini susu kambing baik bila diberikan pada anak-anak yang sering mengalami muntah karena masalah “Gastroesophageal Reflux” (GER)

MANFAAT SUSU KAMBING

  1. Memiliki rantai asam lemak yang lebih pendek dibanding susu sapi, menyebabkan susu kambing menjadi lebih mudah dicerna dan diserap oleh sistem pencernaan manusia
  2. Molekul proteinnya lebih halus dari susu sapi, sehingga mudah diserap usus, hanya perlu waktu 20 menit saja (sedangkan susu sapi perlu waktu 120 menit! atau 2 jam!)
  3. Kandungan asam lemak rantai pendek seperti asam kaprik dan kaprylik yang tinggi, mampu menghambat tumbuhnya jamur Candida dan infeksi jamur yang disebabkannya.
  4. Susu kambing tidak mengandung agglutinin, yaitu senyawa yang membuat molekul lemak menggumpal seperti yang terjadi di dalam susu sapi.
  5. Anak-anak yang diberi konsumsi susu kambing memiliki pertumbuhan fisik yang lebih baik, juga menyangkut pertambahan berat badan yang disebabkan oleh kepadatan tulang yang lebih baik, kadar hemoglobin darah merah yang meningkat serta kecukupan akan Vitamin A, B, dan D yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak.
  6. Selain untuk dikonsumsi, susu kambing juga baik untuk perawatan kulit, yaitu dalam bentuk sabun. Sabun yang terbuat dari susu kambing memiliki tingkat keasaman yang hampir sama dengan kulit. Sabun ini lembut di kulit dan tidak menimbulkan iritasi. Beberapa laporan membuktikan bahwa sabun susu kambing bermanfaat untuk memulihkan kelainan kulit Psoriasis dan Eksema.

Beli Susu Kambing Tablet Online – Klik Disini

  • Share/Bookmark

Susu Kambing Jadi Pilihan

KONTROVERSI susu formula terkontaminasi racun menyisakan keresahan di hati para ibu. Pilihan lain perlu dilihat sebagai alternatif pengganti.

Kandungan fluorine dan protein tinggi pada susu kambing, membuat susu ini banyak diminati keluarga Indonesia. Selama ini masyarakat Indonesia belum familier dengan susu kambing. Jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing pun biasanya dikonsumsi sekadarnya saja, atau lebih karena susu ini dianggap mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Susu kambing rata-rata banyak dikonsumsi di Timur Tengah sejak 7000 SM. Padahal, susu kambing memiliki protein terbaik setelah telur dan hampir setara dengan ASI. Susu kambing terbaik adalah susu yang segar (raw goat milk).

Proses memasak susu kambing yang kurang tepat dapat merusak kandungan mineral yang berkhasiat sebagai antiseptik dan pelindung jaringan paru-paru. Namun, dengan pengolahan yang baik, susu kambing dapat dikonsumsi dalam bentuk olahan seperti yoghurt dan keju.

Kandungan fluorine yang terdapat pada susu kambing berkisar 10 sampai 100 kali lebih besar dibandingkan susu sapi. Kandungan fluorine bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh. Bisa membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung, menyembuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit, saluran napas dan pencernaan.

Hal tersebut telah dibuktikan seorang ahli nutrisi Amerika, Dr Bernard Jensen PhD. Dia meneliti manfaat susu kambing yang menjadi salah satu binatang ternaknya di Escondido, New Mexico, Amerika Serikat.

“Karena kandungan gizinya, susu kambing bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh,” kata Bernard.

Bernard mengatakan, susu kambing mulai banyak direkomendasikan untuk susu bayi, anak-anak maupun orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi. “Susu kambing kini cukup populer meskipun harganya lebih mahal jika dibandingkan susu sapi,” katanya.

Adapun susu kambing banyak digunakan sebagai pengganti susu sapi maupun bahan pembuatan makanan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi.

Gejala alergi terhadap protein susu biasanya timbul pada bayi berumur dua sampai empat minggu. Gejala ini semakin jelas pada saat bayi berumur enam bulan. Bagian tubuh yang terserang alergi adalah saluran pernapasan dan kulit.

“Sebanyak 40 persen orang-orang yang alergi terhadap susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing,”kata Bernard.

Keunggulan lain susu kambing adalah susu lebih mudah dicerna. Bahkan, hasil penelitian lainnya menyimpulkan, kelompok anak yang diberi susu kambing memiliki berat badan yang lebih berat jika dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi.

Dr Rini Damayanti Moedji dan Bernardius T Wahyu Wiryanta dalam buku Khasiat dan Manfaat Susu Kambing, Susu Terbaik dari Hewan Ruminansia memaparkan, beberapa khasiat susu kambing bagi tubuh manusia. Antara lain, susu kambing bersifat antiseptik alami dan membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh dan bersifat basa (alkaline food) sehingga aman bagi tubuh.