Menikmati khasiat susu tanpa diminum!
Para peternak sapi perah biasanya memasok susu perahannya ke koperasi daerah setempat, kemudian susu yang lolos kualifikasi akan didistribusikan ke perusahaan-perusahaan susu. Kemudian, susu yang sudah diolah inilah yang dikonsumsi masyarakat umum.
Selain dikirim ke perusahaan susu, adapula susu yang diolah menjadi beberapa produk seperti berikut ini:
Tahu susu
Produk ini dapat dijumpai di daerah Lembang, Bandung. Di daerah ini, terkenal sebuah tempat bernama POM Tahu alias Pusat Orang Makan Tahu. Untuk memberi kesan yang lebih menempel di ingatan konsumen, tempat ini pun sengaja didesain mirip dengan bentuk POM bensin (SPBU) betulan.
Meski yang dijual tidak hanya tahu, tetapi tahu di tempat ini memang sangat terkenal. Sebab, yang ditawarkan bukan sekedar tahu biasa, melainkan tahu susu. Dari pengalaman para pembeli, tahu susu dikatakan punya tekstur yang lebih lembut dan halus. Rahasianya ternyata terletak pada penambahan susu cair dan mentega dalam bahan dasar tahu.
Pada dasarnya, pembuatan tahu susu mirip dengan tahu biasa. Bahan penggumpal yang biasa dipakai dalam pembuatan tahu kedelai juga bisa digunakan untuk membuat tahu susu. Prinsip pembuatannya adalah menggumpalkan protein dalam susu (kasein) yang bisa dilakukan dengan menambahkan asam. Dalam suasana asam (pH sekitar 5,2 – 5,3), kasein susu akan menggumpal yang disertai dengan larutnya sedikit demi sedikit garam kalsium dan fosfor. Setelah memadat, tahu dicetak, dan di-press hingga sebagian airnya keluar.
Pembuatan tahu susu
Bahan:
Kacang kedelai, susu sapi murni, mentega, garam, bawang putih, dan kunyit
Cara membuat:
- Rendam kacang kedelai selama lebih kurang 4 jam, cuci bersih.
- Giling dan haluskan hingga lembut.
- Rebus kacang kedelai yang sudah digiling selama 1 jam sambil diaduk-aduk.
- Pisahkan ampas dan sari kedelainya dengan penyaringan.
- Campur sari kedelai dengan susu murni, mentega, garam, serta biang (bahan penggumpal).
- Setelah mengental, masukkan ke dalam cetakan kayu, lalu press.
- Setelah dicetak, potong- potong sesuai ukuran.
- Lalu rebus kembali sambil diberi bumbu.
- Setelah dingin, tahu siap disantap langsung atau diolah lebih lanjut.
Tip dapur:
- Jika hendak digoreng, pastikan untuk menggoreng tahu susu dalam minyak banyak dan panas. Usahakan semua bagian tahu terendam minyak.
- Tahu susu yang dijual sudah diberi bumbu dan garam sehingga tidak perlu lagi direndam garam sebelum dimasak.
Kerupuk susu
Kerupuk susu banyak dibuat di daerah-daerah peternakan sapi perah seperti Malang dan Bandung.
Pembuatan kerupuk susu
Bahan:
Susu pecah, tepung tapioka, kuning telur, gula, garam, ketumbar, bawang putih
Cara membuat:
- Rebus susu pecah hingga menggumpal.
- Campurkan dengan tepung tapioka, kuning telur, serta bumbu. Uleni.
- Bungkus adonan dengan daun pisang seperti bentuk lemper.
- Kukus di atas dandang sampai matang kurang lebih satu jam. Angkat.
- Iris tipis adonan, jemur sampai kering.
Dodol susu
Kreasi membuat dodol susu ini menurut beberapa sumber, sudah dikenal sejak tahun 1970-an. Selain di Bandung, Pangalengan dan Garut sebagai kota dodol juga ikut memproduksi produk olahan susu. Meskipun dodol merupakan produk semi basah, namun penambahan gula dalam porsi yang cukup banyak, sudah menjadi pengawet alami bagi dodol susu.
Pembuatan dodol susu:
Bahan:
- Susu cair
- Gula
- Tepung beras ketan
- Tepung terigu
Cara membuat:
- Rebus susu sampai mendidih. Kemudian masukkan gula dan dibiarkan mendidih selama kurang lebih 2,5 jam sambil diaduk-aduk.
- Setelah mengental, tambahkan tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk aduk sampai tercampur rata.
- Bila telah matang, angkat dan dibiarkan selama ½ jam baru kemudian potong- potong dan bungkus.
Tip dapur:
- Agar tidak melekat pada kertas, olesi mentega.
- Untuk mengetahui dodol sudah matang, ambil sedikit adonan, tempelkan pada tangan. Bila menempel berarti dodol sudah matang.
- Dodol yang sudah dipotong dikemas dalam plastik dan dimasukkan ke dalam kotak kardus kecil untuk dijual dan didistribusikan (jika hendak dijual).
Permen karamel susu
Produk ini sudah cukup lama diproduksi, menurut catatan, sekitar 1970-an. Awalnya, permen karamel susu dibuat untuk memodifikasi susu murni yang konsumsinya belum terlalu tinggi di daerah Pangalengan, Bandung. Permen karamel susu banyak terdapat di Bandung, sekitar sentra peternakan sapi
Pembuatan karamel susu
Bahan:
- Susu sapi
- Gula pasir
Cara membuat:
- Masak susu sambil diaduk- aduk hingga kental.
- Tambahkan gula pasir sebanyak 1%–2% dari volume susu atau sesuai dengan selera.
- Masak terus sambil diaduk- aduk sampai susu menggumpal dan berubah warna menjadi kecokelatan. Angkat.
- Tuang ke dalam wadah untuk dicetak atau dipotong-potong hingga menyerupai bentuk kembang gula (permen).
Tip dapur:
Tambahkan esens sesuai selera agar cita rasa permen bisa bervariasi.
Dadih
Produk olahan susu khas Sumatera Barat yang sudah cukup lama terkenal ini terbuat dari susu kerbau yang difermentasi dalam bambu. Pada prinsipnya, pembuatan dadih mirip mekanisme pembuatan yoghurt. Jenis bakteri asam laktat digunakan sebagai starter untuk mengasamkan susu. Bedanya, jika yoghurt komersil dibuat dengan menambahkan bakteri dari luar, dadih terbentuk secara alami, dari bakteri yang ada di dalam bambu.
Proses fermentasi pada dadih berlangsung secara spontan. Dalam satu malam, biasanya susu sudah mulai mengental, seperti puding atau tahu berwarna putih kekuningan. Dadih terasa asam seperti plain yoghurt.
Pembuatan dadih:
Cara membuat:
- Masukkan susu kerbau segar ke dalam bambu bersih.
- Tutup dengan daun pisang, biarkan dalam suhu ruang selama satu sampai 2 hari.
Tip dapur:
Dadih atau yang biasa disebut dadiah ini bisa dikonsumsi langsung bersama ampiang (beras ketan yang ditumbuk dan dikeringkan), plus taburan kelapa parut dan gula pasir, atau sebagai lauk pendamping nasi.
Biasanya, dadih disantap sebagai sambal, dengan ditambahkan irisan cabai bawang merah, dan sobekan daun sirih.
Dangke
Dangke merupakan produk olahan susu khas Sulawesi Selatan, terutama di Enrekng. Konon, produk ini tercipta karena penduduk Enrekang memang tak terbiasa mengonsumsi susu segar, sehingga mereka membuat produk olahannya. Menurut beberapa sumber, dangke telah dikenal sejak awal 1900-an. Bagi masyarakat kabupaten Enrekang, dangke yang merupakan makanan khas yang banyak disuka. Selain itu, dengan pembuatan dangke yang cukup sederhana dan tidak membutuhkan banyak biaya, maka dangke juga dijadikan oleh masyarakat setempat sebagai mata pencaharian. Selain dari susu kerbau, dangke juga biasa dibuat dengan susu sapi, saat pasokan susu kerbau berkurang.
Dangke dibuat dengan penambahan air perasan daun pepaya sebagai penggumpal. Tanaman pepaya (Carica papaya L) mengandung cairan getah yang larut di dalam air, yang banyak terdapat pada buah yang muda, tangkai daun, dan batang bila ditoreh. Getah pepaya mengandung enzim proteinase sulfuhydril yang berfungsi mengatalisis reaksi-reaksi biologi. Selain pepaya, air nenas juga dapat dipakai sebagai penggumpal.
Dari sifat dan teksturnya, dangke termasuk golongan keju lunak (soft cheese) dengan kadar air sekitar 45,75% berwarna putih, bersifat elastis.
Supaya dapat tahan lama, dangke yang akan dibawa keluar dari kota Enrekang sebagai oleh-oleh, biasanya terlebih dahulu direndam dalam larutan garam. Ada juga yang menaburkan garam di sekeliling dangke, kemudian dikeringkan. Dangke yang diawetkan dengan menggunakan garam dapur inilah yang menjadi kultur oleh sebagian besar masyarakat Kabupaten Enrekang.
Pembuatan dangke:
Bahan:
Susu kerbau/sapi
Getah pepaya dari air perasan daun pepaya
Cara membuat:
- Panaskan susu segar sampai mendidih, kemudian tambahkan getah pepaya hingga terbentuk gumpalan.
- Pisahkan gumpalan yang terbentuk, masukkan ke dalam cetakan yang biasanya terbuat dari tempurung kelapa.
- Tekan agar kandungan air dalam gumpalan berkurang.
- Keluarkan dari cetakan.
Tip dapur:
Biasanya dangke digunakan sebagai makanan atau lauk dengan cara digoreng atau dipanggang. Mel
waduh tulisannya menarik bgt, kalo boleh, bisakah tulisan anda saya tampilkan di website kami di http://www.disnak.jabarprov.go.id………….tentunya dengan mencantumkan sumber tulisannya. Seandainya diperkenankan, saya mengucapkan banyak terima kasih
Dengan senang hati Mbak Bela, mudah-mudahan bermanfaat. Mohon maaf bila redaksi nya ada yang kurang mengena, ma’lum penulis pemula.
Pingback: Friesland Flag, Terjawab sudah « Catatan Ide
Pingback: Johan Gerrit van Ham, Perintis peternakan sapi perah Pangalengan « Catatan Ide
bagus artikelnya, kalau boleh tahu..bagaimana caranya supaya susu tetap fresh sebelum dikirim ke KPBS, apakah dgn tong/bess khusus atau sebelumnya di panaskan dulu…, mohon informasi. Terimakasih, semoga tambah maju ya…
@Rudy Hidayat
Thanks atas comment nya, tong atau bess hanya untuk menyimpan saja, tidak untuk mengawetkan, biasanya bila untuk dikonsumsi langsung, susu yang dipanasakan bisa tahan sampai 2 hari (jangan terlalu panas, bisa mengakibatkan susu pecah). Tapi jika untuk dikirim ke tempat penampungan tidak perlu diawetkan, sebab hari itu diperah, hari itu juga dikirim.
Sayang nya, ada trik-trik yang tidak seharusnya dilakukan oleh peternak untuk meningkatkan kuantitas Susu, entah itu dicampur air atau bahan-bahan tertentu.
Itulah mungkin kenapa kualitas susu negeri ini jauh dibawah negara pengimport susu.
kami ingin mengunjungi koperasi susu tsb untuk melihat langsung proses dari pembuatan sampai kepada pengiriman.kepada siapa kami harus konfirmasi
@Sri Rohaeti
Anda bisa menghubungi Humas KPBS
Sdr. Andri Noviadi di kantor KPBS
Jl. Raya Pangalengan No. 340
Pangalengan Kab. Bandung
selamat siang mba….saya ingin mengenal lebih jauh koperasi KPBS kebetulan saya kerja di Bank sekaligus saya ingin mengetahui seluk beluk dan sistem di antara KPBS dan petani, dengan harapan kami dari pihak Bank bisa menyediakan dan bekerjasama dalam aspek financial baik ke koperasi maupun ke petaninya, terimakasih.
Mohon ijin untuk posting di Blog Domba Garut.
Hatur Nuhun.
Agus Ramada S
Yth Bapak
Di daerah saya kaliurang yogyakarta ada sekumpulan masyarakat yang dibina oleh sebuah perusahaan pengolah susu untuk menyuplai susu sapi ke perusahaan tsb, sementara ini pemdapatan mereka hanya dari setoran susu tsb, ternyata setelah saya ngobrol mereka punya olahan lain yang mereka sebut tahu susu, yaitu susu perahan pertama dari sapi yg baru melahirkan, susu tsb mengental spt tahu, menurut mereka tdk laku dijual, yg sy tanyakan apakah tahu susu tsb adalah bahan baku Susu Kolostrum IgG-Plus mlm yg sedang populer skrg, bagaimana nilai ekonomisnya, semoga bisa menjadi pemasukan alternatif warga kaliurang tsb.
trimakasih
mohon info apa ada yang bisa bantu resep dan cara pengolahan permen susu dan karamel susu? kami pelihara sapi perah ingin coba buat produk itu. makasih.
mau tanya…
gbmn membuat susu tahu….
tanpa melihat kekentalan susu, menurut sumber yg da, hny sapi yang telah melahirkan yg dpt d buat susu tahu….
terus bgmn dgn yg susu biasah….
thanks
Omdien, mau tanya neh.Tempat pengolahan susu Pangalengan di tempat Bapak menerima mahasiswa PKL untuk bulan Februari 2009 tidak? Kalau ia saya bisa menghubungi kemana,dan prosedurnya bagaimana? Terimakasih banyak!
wow pangalengan tempat yg sng bagus dimana pertanian dan perternakanya sgt membatu devisa wilayah itu,mkn lebih membantu lg bila hasil dari susu dpt di kenalkan ke berbagai negara.saya sendiri sedang mencoba berternak sapi perah di situ,smg teman2 ikut membantu
dimana tempat pembelian sapi yg bagus?
sapi dari daerah mana yg bgs buat pangalengan?
mhn petunjuk dr ttm
Infonya sangat menarik dan membantu.
q mw nanya dodol susu tuch proses pembuatanya tuch pakai susu trz dcmpr apa aja??trz dmna tmpt pnjualan dodol susunya??
kami sekelompok pemuda yang ingin secara mandiri mengolah susu menjadi varian komoditi produksi primer,,,mohon bantuan bimbingan…info and tehnologi ter-up to date
minta info cara buat es susu sapi murni aneka rasa
ada pepatah yg mengatakan
” pengen kaya dekatlah dengan mereka”
” pengen pintar dekatlah dngn orang pintar”
Apakah boleh orang yg kurang pintar ini bertanya pada tuan!!!!!!!
salam..
saat ini saya menjual CD cara beternak sapi perah yang benar, hanya dengan harga 60 ribu (sudah ongkos kirim).
CD bukan berisi ebook PDF atau paparan data melainkan video interaktif/audio visual bagaimana prakteknyalangsung di lapangan.
dan tersedia juga buku panduannya (berwarna dan bergambar) harga 60 ribu.
jika berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail.com.
terima kasih
thanks infonya, banayak ide muncul setelah baca ini
Jos banget informasinya,,,….menggelitik saya untuk meningkatkan hasil olahan susu di kampus,,.soalnya kampusnya miskin ilmu olahan susu sapi perahnya apalagi praktikumnya..,.